TOLERANSI UMAT BERAGAMA
TOLERANSI
UMAT BERAGAMA
Toleransi
adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai baik antar kelompok maupun
individu dalam masyarakat. Sikap toleransi sangat penting dan harus dimiliki
oleh setiap individu agar terbentu suatu masyarakat yang tentram serta
menghindari terjadinya diskriminasi antara kelompok atau golongan masyarakat.
Namun saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia
kehilangan semangat toleransinya. Faktor yang mempengaruhi hal ini terjadi
karena kurangnya kesadaran manusia yang dibarengin dengan sifat individualisme
sehingga semangat hidup bertoleransi melemah. Selain itu, mayoritas masyarakat
Indonesia juga kehilangan semangat kebersamaan, serta banyak yang tidak
melandaskan Pancasila sebagai dasar hidup bangsa Indonesia alias semuanya atur
sendiri-sendiri sehingga terjadi intoleransi dalam hidup masyarakat Indonesia
Kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia dari tahun
ke tahun semakin bertambah dan membuktikan bahwa semakin hari semakin lunturnya
budaya toleransi akibat masuknya budaya egoistis dalam lingkungan masyarakat
Indonesia. Contoh sederhana yang diberitakan di media-media
Indonesia adalah kasus penistaan agama Islam yang dilakukan Ahok selaku
Gubernur DKI Jakarta saat itu di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Sebenarnya
masih banyak lagi kasus dan konflik etnis serta agama di Indonesia yang tidak
diketahui oleh publik Indonesia sampai sekarang.
Intoleransi dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu
·
Kurangnya
pengetahuan yang dimiliki oleh pemeluk agama tentang agamanya sendiri dan agama
orang lain, sehingga yang sering adalah salah mengambil sikap.
·
Tidak
adanya pemahaman yang jelas tentang memegang teguh keyakinan beragama dan
toleransi. Misalnya, pemahaman toleransi dalam beribadah adalah
membiarkan orang ayng beragama berbeda menjalankan ibdahnya, tidak termasuk
ikut serta dalam ibadah satu perayaan agama orang lain.
·
Sifat
dari setiap agama yang mengandung misi dakwah dan tugas dakwah, berarti dapat
mengajak orang lain atau menasehatinya untuk memeluk agama yang
dianutnya. Selama hal tersebut tidak dilakukan dengan memaksa dan tidak
dengan menghina agama lain dan penjelasan yang sesuai logika, maka tidak akan
menimbulkan ketegangan.
·
Kurangnya
saling menghargai dalam perbedaan pendapat, sehingga terkadang emosi ikut
terbawa dalam perdebatan yang tidak sehat. Saling mencurigai antar contoh
sikap toleransi antar umat beragama yang berlebihan.
Contoh aksi toleransi umat beragama
di Indonesia
·
Bertepatan dengan perayaan hari besar
keagamaan umat Muslim yang jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017 lalu, Gereja
Katedral Jakarta yang berseberangan dengan masjid Istiqlal memutuskan untuk
mengganti jadwal ibadahnya. Kebijakan itu pun diambil sebagai bentuk sikap
saling menghormati antar pemeluk agama yang merayakan hari kebesarannya. Sementara
pihak gereja pun memperbolehkan halamannya dipakai sebagai tempat parkir bagi
jemaat yang akan menunaikan ibadah shalat Idul Fitri.
·
Momen puasa selama sebulan penuh bagi umat
Muslim pun menjadi kenangan manis bagi pemuda lintas agama di Cirebon. Seperti
diberitakan, saat bulan puasa puluhan pemuda dari berbagai agama tampak
berkumpul bersama untuk momen berbuka puasa di Gereja Kristen Protestan Baru
Fajar Keagungan, Cirebon. Acara ini ternyata dihelat oleh Pemuda Perdamaian
Cirebon. Mereka menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk menyebarkan
sikap toleran antarumat beragama dan mencegah radikalisasi di kalangan pelajar
di Cirebon
Indonesia
sendiri merupakan negara yang memiliki berbagai suku,budaya,dan ras. Hal itu
merupakan salah satu alasan mengapa sikap toleransi sangat dibutuhkan. Dengan
adanya sikap saling menghormati dan menghargai
maka kita dapat hidup berdampingan dengan tentram meskipun memiliki
agama yang berbeda.
Toleransi dapat menghindari
perpecahan, meningkatkan rasa persaudaraan antar sesame manusia, meningkatkan
iman sebagai umat beragama , serta meningkatkan rasa nasionalisme dalam
bermasyarakat, dan yang paling penting dapat mempersatukan perbedaan kultur
budaya dan agama.
Sumber :

Komentar
Posting Komentar